{"id":807,"date":"2025-05-25T05:02:54","date_gmt":"2025-05-25T05:02:54","guid":{"rendered":"https:\/\/persprima.com\/?p=807"},"modified":"2025-05-25T12:10:45","modified_gmt":"2025-05-25T12:10:45","slug":"frugal-living-jadi-gaya-hidup-bijak-atau-sekadar-tuntutan-bertahan-hidup","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/persprima.com\/index.php\/2025\/05\/25\/frugal-living-jadi-gaya-hidup-bijak-atau-sekadar-tuntutan-bertahan-hidup\/","title":{"rendered":"Frugal Living Jadi Gaya Hidup Bijak atau Sekadar Tuntutan Bertahan Hidup?"},"content":{"rendered":"\n<div class=\"wp-block-group is-nowrap is-layout-flex wp-container-core-group-is-layout-7387b849 wp-block-group-is-layout-flex\"><div class=\"wp-block-post-date\"><time datetime=\"2025-05-25T05:02:54+00:00\">Mei 25, 2025<\/time><\/div>\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kenny Leviana A.<\/p>\n<\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam beberapa waktu terakhir, istilah<em> frugal living <\/em>atau gaya hidup hemat semakin sering muncul di berbagai platform media sosial. Banyak anak muda membagikan tips menabung, mengurangi pengeluaran, dan menjalani hidup minimalis. Sekilas, hal ini tampak sebagai bentuk kesadaran finansial yang patut diapresiasi. Namun, jika ditelaah lebih dalam, muncul pertanyaan, apakah semua ini benar-benar pilihan sadar, atau justru bentuk adaptasi terpaksa dari generasi yang hidup dalam tekanan ekonomi?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa kelompok usia muda (15\u201324 tahun) mengalami tekanan konsumsi paling besar dalam lima tahun terakhir, terutama pada kebutuhan pokok dan transportasi. Dalam kondisi seperti ini,<em> frugal living<\/em> seringkali bukan lagi gaya hidup ideal yang dipilih, melainkan satu-satunya cara untuk bertahan. Pada tahun 2024, pengeluaran riil rata-rata per kapita masyarakat Indonesia mencapai Rp12,34 juta per tahun, meningkat dari tahun sebelumnya. Kenaikan ini mencerminkan tekanan biaya hidup yang semakin nyata, terutama pada kebutuhan pokok yang menjadi porsi terbesar dalam pengeluaran masyarakat, yakni sekitar 50,10 persen dari total pengeluaran bulanan.&nbsp;Fakta ini menunjukkan bahwa sebagian besar pendapatan masyarakat, termasuk generasi muda, terserap untuk memenuhi kebutuhan dasar yang terus meningkat harganya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Survei Populix pada April 2024 mengungkapkan bahwa 69% Gen Z Indonesia menghabiskan uangnya untuk makanan, diikuti produk kecantikan (14%), transportasi (9%), hiburan (5%), dan liburan (3%). Dominasi pengeluaran konsumtif ini menunjukkan bahwa meskipun ada upaya hidup hemat, tekanan sosial dan gaya hidup tetap memengaruhi perilaku keuangan mereka.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-large is-resized\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/persprima.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/3-edited-1.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-810\" style=\"width:265px;height:auto\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di era digital, media sosial sangat berperan dalam membentuk pandangan generasi muda tentang hidup hemat. Unggahan seperti \u201csehari cukup dengan Rp10 ribu\u201d atau \u201chemat ala anak kos\u201d sering viral dan mendapat apresiasi. Sekilas terlihat inspiratif, namun narasi semacam ini berisiko menyederhanakan kenyataan. Gaya hidup hemat bukan semata pilihan sadar, melainkan bentuk adaptasi atas tekanan ekonomi yang semakin nyata. Ketika harga kebutuhan pokok naik sementara pendapatan stagnan, hidup hemat menjadi keharusan. Gaya hidup ini muncul dari serangkaian masalah struktural yang membelit anak muda, mulai dari inflasi yang terus meningkat, sulitnya memiliki rumah, hingga biaya pendidikan tinggi yang tidak ramah kantong. Survei Jakpat tahun 2023 mencatat lebih dari 70% Gen Z kesulitan menabung karena pengeluaran pokok yang tinggi. Artinya, meskipun berusaha hidup hemat, banyak anak muda sebenarnya sedang berjuang bertahan dalam sistem yang belum mendukung pertumbuhan finansial mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lebih jauh lagi, narasi <em>frugal living<\/em> yang terus digaungkan di ruang publik tanpa membedakan konteks sosial-ekonomi berisiko menciptakan standar baru yang justru menambah beban psikologis generasi muda. Mereka yang tidak mampu mengikuti \u201cstandar hemat\u201d yang viral di media sosial akan merasa gagal secara pribadi, padahal akar masalahnya adalah ketimpangan sistemik. Fenomena ini juga dapat menimbulkan polarisasi sosial, di mana kelompok yang mampu bertahan dengan gaya hidup sangat hemat dianggap lebih unggul atau \u201clebih bijak\u201d, sementara yang lain dipandang kurang disiplin. Padahal, setiap individu memiliki tantangan dan kebutuhan yang berbeda, sehingga solusi kolektif jauh lebih penting daripada sekadar menonjolkan pencapaian individu dalam berhemat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika pilihan hidup dibatasi oleh ketidakpastian ekonomi, narasi \u201cbijak mengatur keuangan\u201d berubah menjadi kompromi atas sistem yang gagal memenuhi hak dasar warga. Di tengah tekanan tersebut, muncul ironi bahwa banyak program literasi keuangan justru menyasar individu, bukan sistem. Kampanye hidup hemat, menabung sejak dini, atau investasi kecil-kecilan memang penting, tetapi terlalu sering menutupi persoalan struktural yang lebih besar. Seolah-olah masalah ekonomi bisa diselesaikan hanya dengan mengatur gaya hidup pribadi, padahal daya beli masyarakat terus tergerus akibat kebijakan ekonomi yang belum menyentuh akar persoalan. Pemerintah lebih sering mendorong konsumsi melalui insentif belanja dan pinjaman berbunga rendah, ketimbang memastikan stabilitas harga barang pokok atau akses pekerjaan layak bagi anak muda.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, kebijakan fiskal negara pun kerap timpang. Subsidi yang seharusnya dinikmati masyarakat bawah banyak yang bocor atau salah sasaran. Minimnya intervensi negara terhadap sektor informal, yang menjadi tumpuan hidup mayoritas Gen Z dan milenial, membuat kelompok ini rentan terjebak dalam siklus bertahan hidup: hidup pas-pasan, mengurangi kebutuhan primer, dan tidak punya ruang untuk menabung atau berkembang secara produktif. Tekanan hidup hemat ini tidak hanya berdampak pada keuangan, tetapi juga pada kesehatan mental. Gaya hidup frugal yang dijalani karena keterpaksaan sering menimbulkan kecemasan, kelelahan emosional, hingga perasaan bersalah saat membeli sesuatu di luar kebutuhan pokok. Laporan WHO dan UNICEF tahun 2023 menyebutkan, bahwa satu dari lima anak muda di Asia Tenggara mengalami gangguan psikologis, dengan pemicu utama tekanan ekonomi dan kecemasan masa depan. Ketika hidup harus selalu dihitung dan tidak ada ruang untuk bernapas, bukan tidak mungkin yang lahir adalah generasi yang diam-diam lelah, meski di permukaan tampak kuat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, penting diingat bahwa pembangunan ekonomi yang sehat seharusnya tidak membuat generasi muda terjebak dalam pola pikir bertahan hidup terus-menerus. Negara yang maju adalah negara yang mampu menciptakan ekosistem ekonomi di mana warganya memiliki ruang untuk berkembang, berinovasi, dan menikmati hidup tanpa dihantui kecemasan finansial setiap saat. Jika pemerintah dan pemangku kebijakan terus mengabaikan akar persoalan, risiko stagnasi sosial dan ekonomi akan semakin besar. Generasi muda yang seharusnya menjadi motor penggerak pembangunan justru terhambat potensinya karena terus-menerus dipaksa beradaptasi dengan keterbatasan. Sudah saatnya kebijakan publik diarahkan pada penciptaan peluang, bukan sekadar menuntut penghematan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Frugal living tidak boleh hanya menjadi tren sesaat atau solusi individual yang menutupi persoalan ekonomi makro yang lebih besar. Ketimpangan harga kebutuhan pokok, inflasi yang terus menggerus daya beli, serta kebijakan fiskal yang belum memadai membuat hidup hemat bukan pilihan, melainkan keharusan. Ini menjadi panggilan bagi pemerintah dan pemangku kebijakan untuk mengambil langkah nyata yang tidak hanya mengandalkan literasi keuangan individu, tetapi juga memperbaiki stabilitas ekonomi secara menyeluruh. Perbaikan kebijakan makro, seperti pengendalian inflasi, penyesuaian upah yang adil, serta jaminan lapangan kerja berkualitas, harus menjadi prioritas utama. Selain itu, perhatian pada kesehatan mental generasi muda juga sangat penting, karena tekanan ekonomi yang berkepanjangan berpotensi menimbulkan dampak psikologis serius.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saya sepakat dengan pernyataan ekonom Prof. Faisal Basri, bahwa kesejahteraan rakyat bukan hanya soal seberapa pintar mereka mengatur uang, tetapi seberapa baik sistem yang mendukung mereka hidup layak. Sudah saatnya negara berhenti menggantungkan solusi pada individu, dan mulai menata ulang kebijakan ekonomi makro yang lebih berpihak pada kesejahteraan. Literasi keuangan tidak cukup bila tidak dibarengi dengan kestabilan harga, jaminan kerja layak, dan dukungan psikososial yang memadai. Karena pada akhirnya, yang dibutuhkan anak muda bukan sekadar tips menabung atau hidup irit, tetapi jaminan bahwa hidup layak bukan lagi sebuah kemewahan, melainkan hak yang nyata.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Editor : Asna Aufia<br>Penyunting : Aulia Nastiti T.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-post-author\"><div class=\"wp-block-post-author__avatar\"><img alt='' src='https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/df1bd5007ca686dba015294262bb6c13e04c46cd08fc2ae64518dd97581e066e?s=48&#038;d=mm&#038;r=g' srcset='https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/df1bd5007ca686dba015294262bb6c13e04c46cd08fc2ae64518dd97581e066e?s=96&#038;d=mm&#038;r=g 2x' class='avatar avatar-48 photo' height='48' width='48' \/><\/div><div class=\"wp-block-post-author__content\"><p class=\"wp-block-post-author__name\">redaksi prima<\/p><\/div><\/div>\n\n\n<ul class=\"wp-block-social-links is-layout-flex wp-block-social-links-is-layout-flex\"><li class=\"wp-social-link wp-social-link-instagram wp-block-social-link\"><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/primafisip?igsh=cnd2YmN6Z2tpYWtw\" class=\"wp-block-social-link-anchor\"><svg width=\"24\" height=\"24\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.1\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path d=\"M12,4.622c2.403,0,2.688,0.009,3.637,0.052c0.877,0.04,1.354,0.187,1.671,0.31c0.42,0.163,0.72,0.358,1.035,0.673 c0.315,0.315,0.51,0.615,0.673,1.035c0.123,0.317,0.27,0.794,0.31,1.671c0.043,0.949,0.052,1.234,0.052,3.637 s-0.009,2.688-0.052,3.637c-0.04,0.877-0.187,1.354-0.31,1.671c-0.163,0.42-0.358,0.72-0.673,1.035 c-0.315,0.315-0.615,0.51-1.035,0.673c-0.317,0.123-0.794,0.27-1.671,0.31c-0.949,0.043-1.233,0.052-3.637,0.052 s-2.688-0.009-3.637-0.052c-0.877-0.04-1.354-0.187-1.671-0.31c-0.42-0.163-0.72-0.358-1.035-0.673 c-0.315-0.315-0.51-0.615-0.673-1.035c-0.123-0.317-0.27-0.794-0.31-1.671C4.631,14.688,4.622,14.403,4.622,12 s0.009-2.688,0.052-3.637c0.04-0.877,0.187-1.354,0.31-1.671c0.163-0.42,0.358-0.72,0.673-1.035 c0.315-0.315,0.615-0.51,1.035-0.673c0.317-0.123,0.794-0.27,1.671-0.31C9.312,4.631,9.597,4.622,12,4.622 M12,3 C9.556,3,9.249,3.01,8.289,3.054C7.331,3.098,6.677,3.25,6.105,3.472C5.513,3.702,5.011,4.01,4.511,4.511 c-0.5,0.5-0.808,1.002-1.038,1.594C3.25,6.677,3.098,7.331,3.054,8.289C3.01,9.249,3,9.556,3,12c0,2.444,0.01,2.751,0.054,3.711 c0.044,0.958,0.196,1.612,0.418,2.185c0.23,0.592,0.538,1.094,1.038,1.594c0.5,0.5,1.002,0.808,1.594,1.038 c0.572,0.222,1.227,0.375,2.185,0.418C9.249,20.99,9.556,21,12,21s2.751-0.01,3.711-0.054c0.958-0.044,1.612-0.196,2.185-0.418 c0.592-0.23,1.094-0.538,1.594-1.038c0.5-0.5,0.808-1.002,1.038-1.594c0.222-0.572,0.375-1.227,0.418-2.185 C20.99,14.751,21,14.444,21,12s-0.01-2.751-0.054-3.711c-0.044-0.958-0.196-1.612-0.418-2.185c-0.23-0.592-0.538-1.094-1.038-1.594 c-0.5-0.5-1.002-0.808-1.594-1.038c-0.572-0.222-1.227-0.375-2.185-0.418C14.751,3.01,14.444,3,12,3L12,3z M12,7.378 c-2.552,0-4.622,2.069-4.622,4.622S9.448,16.622,12,16.622s4.622-2.069,4.622-4.622S14.552,7.378,12,7.378z M12,15 c-1.657,0-3-1.343-3-3s1.343-3,3-3s3,1.343,3,3S13.657,15,12,15z M16.804,6.116c-0.596,0-1.08,0.484-1.08,1.08 s0.484,1.08,1.08,1.08c0.596,0,1.08-0.484,1.08-1.08S17.401,6.116,16.804,6.116z\"><\/path><\/svg><span class=\"wp-block-social-link-label screen-reader-text\">Instagram<\/span><\/a><\/li>\n\n<li class=\"wp-social-link wp-social-link-x wp-block-social-link\"><a href=\"https:\/\/x.com\/PRIMAPERS?t=w2fOLfsx-hNj5gMjf23MMQ&#038;s=09\" class=\"wp-block-social-link-anchor\"><svg width=\"24\" height=\"24\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.1\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path d=\"M13.982 10.622 20.54 3h-1.554l-5.693 6.618L8.745 3H3.5l6.876 10.007L3.5 21h1.554l6.012-6.989L15.868 21h5.245l-7.131-10.378Zm-2.128 2.474-.697-.997-5.543-7.93H8l4.474 6.4.697.996 5.815 8.318h-2.387l-4.745-6.787Z\" \/><\/svg><span class=\"wp-block-social-link-label screen-reader-text\">X<\/span><\/a><\/li>\n\n<li class=\"wp-social-link wp-social-link-whatsapp wp-block-social-link\"><a href=\"https:\/\/wa.me\/082264101145\" class=\"wp-block-social-link-anchor\"><svg width=\"24\" height=\"24\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.1\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path d=\"M 12.011719 2 C 6.5057187 2 2.0234844 6.478375 2.0214844 11.984375 C 2.0204844 13.744375 2.4814687 15.462563 3.3554688 16.976562 L 2 22 L 7.2324219 20.763672 C 8.6914219 21.559672 10.333859 21.977516 12.005859 21.978516 L 12.009766 21.978516 C 17.514766 21.978516 21.995047 17.499141 21.998047 11.994141 C 22.000047 9.3251406 20.962172 6.8157344 19.076172 4.9277344 C 17.190172 3.0407344 14.683719 2.001 12.011719 2 z M 12.009766 4 C 14.145766 4.001 16.153109 4.8337969 17.662109 6.3417969 C 19.171109 7.8517969 20.000047 9.8581875 19.998047 11.992188 C 19.996047 16.396187 16.413812 19.978516 12.007812 19.978516 C 10.674812 19.977516 9.3544062 19.642812 8.1914062 19.007812 L 7.5175781 18.640625 L 6.7734375 18.816406 L 4.8046875 19.28125 L 5.2851562 17.496094 L 5.5019531 16.695312 L 5.0878906 15.976562 C 4.3898906 14.768562 4.0204844 13.387375 4.0214844 11.984375 C 4.0234844 7.582375 7.6067656 4 12.009766 4 z M 8.4765625 7.375 C 8.3095625 7.375 8.0395469 7.4375 7.8105469 7.6875 C 7.5815469 7.9365 6.9355469 8.5395781 6.9355469 9.7675781 C 6.9355469 10.995578 7.8300781 12.182609 7.9550781 12.349609 C 8.0790781 12.515609 9.68175 15.115234 12.21875 16.115234 C 14.32675 16.946234 14.754891 16.782234 15.212891 16.740234 C 15.670891 16.699234 16.690438 16.137687 16.898438 15.554688 C 17.106437 14.971687 17.106922 14.470187 17.044922 14.367188 C 16.982922 14.263188 16.816406 14.201172 16.566406 14.076172 C 16.317406 13.951172 15.090328 13.348625 14.861328 13.265625 C 14.632328 13.182625 14.464828 13.140625 14.298828 13.390625 C 14.132828 13.640625 13.655766 14.201187 13.509766 14.367188 C 13.363766 14.534188 13.21875 14.556641 12.96875 14.431641 C 12.71875 14.305641 11.914938 14.041406 10.960938 13.191406 C 10.218937 12.530406 9.7182656 11.714844 9.5722656 11.464844 C 9.4272656 11.215844 9.5585938 11.079078 9.6835938 10.955078 C 9.7955938 10.843078 9.9316406 10.663578 10.056641 10.517578 C 10.180641 10.371578 10.223641 10.267562 10.306641 10.101562 C 10.389641 9.9355625 10.347156 9.7890625 10.285156 9.6640625 C 10.223156 9.5390625 9.737625 8.3065 9.515625 7.8125 C 9.328625 7.3975 9.131125 7.3878594 8.953125 7.3808594 C 8.808125 7.3748594 8.6425625 7.375 8.4765625 7.375 z\"><\/path><\/svg><span class=\"wp-block-social-link-label screen-reader-text\">WhatsApp<\/span><\/a><\/li>\n\n<li class=\"wp-social-link wp-social-link-tiktok wp-block-social-link\"><a href=\"https:\/\/www.tiktok.com\/@lpmprimafisip?_t=ZS-8wdnHZmb3mZ&#038;_r=1\" class=\"wp-block-social-link-anchor\"><svg width=\"24\" height=\"24\" viewBox=\"0 0 32 32\" version=\"1.1\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path d=\"M16.708 0.027c1.745-0.027 3.48-0.011 5.213-0.027 0.105 2.041 0.839 4.12 2.333 5.563 1.491 1.479 3.6 2.156 5.652 2.385v5.369c-1.923-0.063-3.855-0.463-5.6-1.291-0.76-0.344-1.468-0.787-2.161-1.24-0.009 3.896 0.016 7.787-0.025 11.667-0.104 1.864-0.719 3.719-1.803 5.255-1.744 2.557-4.771 4.224-7.88 4.276-1.907 0.109-3.812-0.411-5.437-1.369-2.693-1.588-4.588-4.495-4.864-7.615-0.032-0.667-0.043-1.333-0.016-1.984 0.24-2.537 1.495-4.964 3.443-6.615 2.208-1.923 5.301-2.839 8.197-2.297 0.027 1.975-0.052 3.948-0.052 5.923-1.323-0.428-2.869-0.308-4.025 0.495-0.844 0.547-1.485 1.385-1.819 2.333-0.276 0.676-0.197 1.427-0.181 2.145 0.317 2.188 2.421 4.027 4.667 3.828 1.489-0.016 2.916-0.88 3.692-2.145 0.251-0.443 0.532-0.896 0.547-1.417 0.131-2.385 0.079-4.76 0.095-7.145 0.011-5.375-0.016-10.735 0.025-16.093z\" \/><\/svg><span class=\"wp-block-social-link-label screen-reader-text\">TikTok<\/span><\/a><\/li><\/ul>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-comments\">\n\n\n\n\n\n\t<div id=\"respond\" class=\"comment-respond wp-block-post-comments-form\">\n\t\t<h3 id=\"reply-title\" class=\"comment-reply-title\">Tinggalkan Balasan <small><a rel=\"nofollow\" id=\"cancel-comment-reply-link\" href=\"\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/807#respond\" style=\"display:none;\">Batalkan balasan<\/a><\/small><\/h3><form action=\"https:\/\/persprima.com\/wp-comments-post.php\" method=\"post\" id=\"commentform\" class=\"comment-form\"><p class=\"comment-notes\"><span id=\"email-notes\">Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.<\/span> <span class=\"required-field-message\">Ruas yang wajib ditandai <span class=\"required\">*<\/span><\/span><\/p><p class=\"comment-form-comment\"><label for=\"comment\">Komentar <span class=\"required\">*<\/span><\/label> <textarea placeholder=\"Berikan komentar\" id=\"comment\" name=\"comment\" cols=\"45\" rows=\"8\" maxlength=\"65525\" required><\/textarea><\/p><p class=\"comment-form-author\"><label for=\"author\">Nama <span class=\"required\">*<\/span><\/label> <input placeholder=\"Nama Kamu\" id=\"author\" name=\"author\" type=\"text\" value=\"\" size=\"30\" maxlength=\"245\" autocomplete=\"name\" required \/><\/p>\n<p class=\"comment-form-email\"><label for=\"email\">Email <span class=\"required\">*<\/span><\/label> <input placeholder=\"Email anda\" id=\"email\" name=\"email\" type=\"email\" value=\"\" size=\"30\" maxlength=\"100\" aria-describedby=\"email-notes\" autocomplete=\"email\" required \/><\/p>\n<p class=\"comment-form-url\"><label for=\"url\">Situs Web<\/label> <input placeholder=\"Website Anda\" id=\"url\" name=\"url\" type=\"url\" value=\"\" size=\"30\" maxlength=\"200\" autocomplete=\"url\" \/><\/p>\n<p class=\"comment-form-cookies-consent\"><input id=\"wp-comment-cookies-consent\" name=\"wp-comment-cookies-consent\" type=\"checkbox\" value=\"yes\" \/> <label for=\"wp-comment-cookies-consent\">Simpan nama, email, dan situs web saya pada peramban ini untuk komentar saya berikutnya.<\/label><\/p>\n<p class=\"form-submit\"><input name=\"submit\" type=\"submit\" id=\"submit\" class=\"submit\" value=\"Kirim Komentar\" \/> <input type='hidden' name='comment_post_ID' value='807' id='comment_post_ID' \/>\n<input type='hidden' name='comment_parent' id='comment_parent' value='0' \/>\n<\/p><p style=\"display: none !important;\" class=\"akismet-fields-container\" data-prefix=\"ak_\"><label>&#916;<textarea name=\"ak_hp_textarea\" cols=\"45\" rows=\"8\" maxlength=\"100\"><\/textarea><\/label><input type=\"hidden\" id=\"ak_js_1\" name=\"ak_js\" value=\"182\"\/><script>\ndocument.getElementById( \"ak_js_1\" ).setAttribute( \"value\", ( new Date() ).getTime() );\n<\/script>\n<\/p><\/form>\t<\/div><!-- #respond -->\n\t<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kenny Leviana A. Dalam beberapa waktu terakhir, istilah frugal living atau gaya hidup hemat semakin sering muncul di berbagai platform media sosial. Banyak anak muda membagikan tips menabung, mengurangi pengeluaran, dan menjalani hidup minimalis. Sekilas, hal ini tampak sebagai bentuk kesadaran finansial yang patut diapresiasi. Namun, jika ditelaah lebih dalam, muncul pertanyaan, apakah semua ini<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":811,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[127],"tags":[],"class_list":["post-807","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-lensa-opini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/persprima.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/807","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/persprima.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/persprima.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/persprima.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/persprima.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=807"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/persprima.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/807\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":827,"href":"https:\/\/persprima.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/807\/revisions\/827"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/persprima.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/811"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/persprima.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=807"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/persprima.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=807"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/persprima.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=807"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}